As You Want, Baby!

As You Want, Baby!

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2020
"Aku tidak sejahat itu, sebenarnya. Ah tapi, jika mereka inginnya begitu... Apa boleh buat, kan?" . . . Aksara Qweenzy Ainesh, sejak awal kedatangannya telah menarik banyak perhatian. Bagaimana tidak? Hanya ia satu-satunya murid baru yang datang untuk melakukan pendaftaran dengan mengenakan pakaian bermotif tengkorak dan celana jeans yang ketat di saat yang lain terlihat lugu dengan seragam SMP lama mereka. Tak hanya itu, iapun merupakan satu-satunya murid yang berasal dari luar kota. Dengan sifat dan perilaku yang tentu saja sedikit berbeda dari murid yang lain. Untung saja ia cukup pintar, cantik dan berbakat. Sehingga tak terlalu sulit baginya untuk mendapatkan teman. " Hanya saja, Tak ada yang bisa "lebih unggul" dan baik-baik saja. Tak ada pula lebih rendah yang diperlakukan sama. Bahkan setara, tak menjamin mendapatkan cinta." Aksara, Menjalani kehidupan sekolah-- yang tak bisa disebut biasa...🙂
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asya Amarra [ By astar1913 ]
  • ANTARKA [END]
  • REVAN [ON GOING]
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  •  Alcha ~ Rajawali
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • KING BLACK
  • The Last Letter From Her Past   [Completed]
  • JULIE 'I'm not a BadGirl '

Asya Amarra seorang anak SMA dari status orang tua terkaya no. 4, semua iri dengan kehidupannya? Berprestasi, kebanggaan sekolah, ketua OSIS teladan, termasuk no 1 murid terpintar di sekolah, harapan orang tua anak anak lain? Tapi Asya menyangkal kehidupan nya itu. Yang teman temannya lihat adalah luar nya saja, bahkan kenyataannya tidak ada teman temannya yang mau berkunjung ke rumahnya. Walau pun itu untuk mengerjakan tugas kelompok! Yang berani masuk ke rumah nya hanyalah Raka, Kenzo dan Dean. Teman temannya yang lain hanya bisa menemui Asya di sekolah saja atau ada tiket khusus yang dapat mengajak nya keluar rumah. Hanya teman tema yang dia kenal dari Raka, yang bisa bermain sampai keluar kota dengan nya? *** "Asya, ke Tanggerang yuk" - Arvan "Asya, go lompat ke sini!!" - Darrel "Asya, mau ikut balapan?" - Taufan "Kalian mau ajak gua kemana lagi?" "Kok bisa sampai ga ketahuan papa?" "Kalian jalur dukun ya?" Asya hanya merasa menjadi manusia jiga bersama teman temannya, teman teman yang sering memujinya tanpa tahu kehidupan dibelakang nya. "ASYA!!!!" " NILAI KAMU CUMA INI!!?" "INI!!?" seseorang yang duduk di depan nya melemparkan 2 lembar kertas yang berisikan tanda tangan kepala sekolah SMA negeri itu ke wajah Asya. Asya menatap sinis ke arah seseorang yang di depannya itu. lalu, mengambil kembali kertas rapor nya yang terjatuh di lantai lalu menyobek nya. "Rata rata nya 99 loh?" Ucap asya sambil tersenyum "Papa buta ya?" "Sampai g bisa lihat nilai Asya yang paling tinggi di satu sekolah?" Anak itu berusaha menyombongkan nilainya yang tinggi walau di bandingkan dengan 10 sekolah besar dalam daftar semua universitas menyediakan berbagai macam beasiswa untuknya Di balik semua itu dia menyembunyikan sesuatu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines