PRUDENCE

PRUDENCE

  • WpView
    Membaca 336
  • WpVote
    Vote 75
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Nov 11, 2020
Ila dan Dante hanya ingin hidup yang biasa-biasa saja. Mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Lalu sukses di hari tua. Tiba-tiba datang sesosok bernama Sin dan Rosé yang memberitahukan bahwa mereka bukan manusia dan dalam dua minggu lagi, mereka akan mendapat undangan dari Akademi Bumi. Semakin keras Dante menyangkal kebenarannya, hal itu justru tanpa ampun menempelengnya. Ketika Nathan melambaikan tangan di depan Ila, sebuah bunga dandelion besar muncul secara magis di sana. Bagaimana Ila tidak percaya? *** Pertama kali dipublikasikan pada 17 Oktober 2020 Cover + cerita dibikin oleh Denna Art Update minimal 3 hari 1 kali
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#154
power
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • New World [REVISI]
  • MOIRA
  • SUNKIST
  • Mysterious Mate (END)
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • ALIEN | Yeonjun
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • Dandelion
  • Magia Academy [END]

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan