Мы обновили наши Правила размещения контента.
Ознакомьтесь с последними правилами, чтобы продолжать безопасно делиться историями.
Bayangan Kakaku

Bayangan Kakaku

  • WpView
    Прочтений 37
  • WpVote
    Голосов 7
  • WpPart
    Частей 3
WpMetadataReadДля взрослыхЗавершенная история чтв, окт. 15, 2020
WpInfo
НОН-ФИКШН
Sepasang kaka beradik yang belum pernah bertemu semasa kecilnya. Adiknya yang bernama Remi tidak pernah keluar rumah pada siang hari. Dan Kaka yang bernama Kai mengidap penyakit jantung lalu meninggal dunia. Jika Kai sudah meninggal dunia lantas dari mana Remi bisa bertemu dengan Kai?
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Tentang Kota Ini
  • Skenario Indah Dari ALLAH
  • RAMA✔️  [TAMAT]
  • Shorts Story
  • Sunyi
  • Auriga [END]
  • CAKRA  TOWARDS HAPPINESS!
  • Before 180 Days ✓
  • ADARA [End]

Hari ini, Ayah membawa kami pergi dari Ibukota dan memilih kota Yogyakarta sebagai tempat singgah sementara; katanya. Tepatnya di Rumah Oma yang terdapat keluarga besar yang dari dulu tinggal di sana. Canggung, banyak berpikir buruk tentang mereka karena sikap yang diperlihatkan. Di Jakarta saja Aku dengan Ayah, Bunda dan ketiga Adikku saja tidak memiliki hubungan yang begitu dekat. Apalagi di sini? Semakin asing dan terasa diasingkan. Namun, sepertinya mata dan hatiku sedang tertutup rapat selama di kota ini. Aku menganggap Yogyakarta bukanlah tempatku. Aku tidak bisa ada di sana. Apa kalian juga berpikir seperti itu? Pasalnya, ada beberapa manusia yang kutemui di sini, salah satunya si manusia itu. Dan kembali ke hal utamanya, mata dan hatiku sedang tertutup kala itu. Semua akibat terlalu gelisah mengenai rumah besar Oma ini, tentang segala yang berada di dalamnya. [[Cerita ini sedikit mengulik tentang perasaan seorang remaja perempuan yang mendapat peran sebagai kakak pertama. Dunianya hanya penuh dengan dirinya sendiri; fotografi salah satu di dalamnya. Namun, selalu terbesit dalam hatinya untuk berbicara pada dunia. Ia ingin lebih dari ia yang sekarang, ia selalu merasa tak pernah menjadi seorang kakak, ia tak pernah merasa menjadi sesosok teman, ia hanya ingin seperti manusia lain yang terlihat biasa saja dengan manusia lainnya. Tentu ingin menjaga keluarganya, bukan dengan tetap bungkam. Ia ingin bersuara dengan berjuta makna katanya. Namun, apakah bisa? Rasanya tidak kalau ia masih membuka mata dan hatinya untuk dunia; terutama orang-orang yang ia temui di Yogyakarta.]] Update setiap JUMAT👀

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту