Kelvin mencintai Clarin, kekasihnya, yang sangat ingin ia nikahi. Wanita ambisius dan pekerja keras yang selalu membuatnya bangga dengan segala prestasi yang Clarin peroleh dalam dunia perkulineran. Clarin berhasil membuat Kelvin bertekuk lutut. Pria itu bahkan rela memberikan dunianya kepada Clarin.
Kelvin percaya, Clarin mencintai dirinya sebanyak ia mencintai kekasihnya itu.
Namun rupanya Kelvin salah menduga. Memiliki Clarin seutuhnya tidak pernah semudah yang ia kira. Clarin selalu menolak Kelvin tanpa memberi penjelasan apa-apa, meninggalkannya dalam ketidakpastian. Kelvin harus terus menunggu tanpa tahu kapan harus berhenti.
"Is it a bad idea if we got married?"
"It is not."
"Okay, so?"
"You know, I am just not ready yet. We still have plenty of time."
Kelvin sadar bahwa ternyata ia tidak cukup mengenal Clarin.
Bercerita tentang kehidupan seorang Jihan Azzahra yang menjadi perantau di daerah orang. Bekerja di suatu perusahaan garment sebagai staff bersama dengan teman-teman yang beraneka ragam sifat dan tingkahnya. Kejadian-kejadian membosankan, menyenangkan dan mengesalkan pun terjadi dalam satu departemen yang menaungi dirinya.
Bertemu dengan orang-orang baru pun membuatnya belajar tentang banyaknya kisah kehidupan yang orang lain alami. Apalagi tantangan hidup di lingkungan yang kurang baik (menurutnya) membuatnya harus bisa menahan diri agar tidak terpengaruh, beruntung ia dipertemukan dengan orang-orang baik yang menjadi teman-temannya.
Tidak memikirkan perkara jodoh meskipun umur sudah memperbolehkannya menikah, hingga terdapat satu hari yang membuatnya harus memikirkan hal itu secara mendadak.
Ingin tahu kelanjutan kisahnya? Langsung saja baca dan jangan lupa tinggalkan jejak sebagai bentuk support anda semua! Jangan lupa follow dan masukkan cerita ini ke dalam library kalian agar tidak ketinggalan chapter terbarunya^^
Note: jika ada gambar idol kpop disini bukan faceclaim ya, tapi aku hanya menggambarkan seperti itulah sosok yang ada di imajinasiku