Ainsleya De Godehyda

Ainsleya De Godehyda

  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Plak. Suara tamparan menggema di ruang tengah Mansion megah itu. Seorang wanita memegang pipinya yang terkena tamparan barusan. Merah dan bengkak, pasti apalagi dengan tamparan sekeras itu. Wanita itu adalah Leya. Bukan takut lagi yang ia rasakan saat ini tapi, marah, kesal dan kecewa karena lagi-lagi sang suami itu bertindak kasar pada dirinya tanpa mau mendengarkan penjelasan apapun. Ezra-sang suami menatap marah pada Leya, sedangkan Miranda-sang Mama mertua dan Tabhita tersenyum mengejek. Leya menatap nyalang sang suami, ia tahu bahwa tindakan itu tak sopan tapi Leya sudah muak harus terus-menerus diperlakukan seperti ini. Ezra terkejut melihat tatapan nyalang istrinya terbukti dari matanya yang melebar. Setelah itu, tanpa diduga Leya malah tersenyum dan berkata. "Oke" kemudian Leya pergi dari hadapan ketiga orang yang berada di ruang tengah itu. Tanpa membawa apapun dan uang sepeserpun. Pergi menjauh dari semua kesakitan itu, berharap tak ada kesakitan lagi yang akan ia rasakan dikemudian hari. Dirinya benar-benar sudah muak, dan saat inilah waktunya ia menyerah dengan semua ini. Persetan dengan kepercayaan orang-orang yang menyayanginya, ia memilih pergi menyelamatkan puing-puing hatinya yang masih belum hancur sepenuhnya. Sebelum itu, Leya berhenti di samping Tabhita dan berbisik. "Lihat saja, aku memang tak bisa berkata apa-apa saat ini." Leya menjeda ucapannya sejenak. "Tapi, waktu akan mengungkap semuanya. Kau tau kan apa yang akan terjadi selanjutnya?" Leya tersenyum miring dan melirik Tabhita yang terlihat menahan amarah. "Kau akan kehilangan semuanya, dan saat itu terjadi aku adalah orang yang akan tertawa paling keras" Leya tersenyum manis amat manis malahan, kemudian melanjutkan langkahnya keluar dari rumah bagai neraka itu. Don't copy my story⚠️ Cerita ini adalah cerita pertamaku, jadi mohon bantuannya ya gaes. Dan jangan lupa vote dan coment. Terima kasih.
All Rights Reserved
#64
ezra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BROKEN HEART [END]
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • Kesempatan Kedua
  • Cinderella Vs Pangeran Drama
  • Benci Raka Cakrawala || TERBIT
  • [REUPLOAD]; The Billionaire's Journey
  • Naya Arjuna
  • Ku Ingin Kau Kembali

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA 👍] Cerita ini mengandung bawang yang bisa membuat kalian menguras air mata. Dan juga terdapat kata kasar. Mohon bijak dalam membaca. Kisah seorang gadis yang di nikahkan oleh pria yang dia cintai. Pria itu menikahkannya bukan karna cinta melainkan karna balas dendam sebab gadis itu membuat tunangannya koma. ❤️❤️❤️ "Sampai kapanpun, gue ngak sudi makan masakan yang lo buat" "Ta-tapi-" belum sempat Hana melanjutkan kalimatnya, Daniel mendorong kuat tubuh Hana hingga wanita itu tersungkur ke lantai yang ada serpihan vas itu. Bahkan lutut dan telapak tangannya terkena serpihan itu, Hana menangis saat melihat darah mengalir. Kemudian Daniel mengarahkan kakinya untuk menginjak tangan Hana bahkan ia menekan kuat sehingga darah dari telapak tangannya mengalir deras. Hana memekik keras, namun Daniel tidak menghiraukannya. "Aww...Da-daniel.... Sa-sakit, kumohon... Le-lepas" Daniel melepaskan tinjakkannya, Hana bernapas lega. Tapi Daniel kembali mencengkeram rahangnya hingga Wanita itu mendongak, kemudian tangan Daniel melayang ke pipi mulus gadis itu. PLAK Hana merasa pipinya panas, tamparan Daniel tidak main-main bahkan bisa ia rasakan bibirnya sedikit berdarah. "Menangis sepuas lo, karna penderitaan lo masih panjang!!" ucap Daniel dingin, ia menyeringai tajam. ❤️❤️❤️ Akankah Hana bisa Mendapatkan Cinta Daniel? Bisakah Ia bertahan sampai Akhir? penasaran Sama Ceritanya? Kuy Baca Aja:) ⛔PLANGIAT DILARANG COPAS ⛔ Kalo udah baca ini, kuy baca Kahfi dan Naya 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines