R.A.M.B.U
  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 29, 2020
Tatapan melahirkan chemistry dua insan. Kedipan menyetrum saraf hati dan pikiran. Senyum mengirimkan sinyal 'tuk menggoda dan merayu', mengetarkan jantung hati. Dari mata, menuju akal dan hati. Entah mengapa kehadiran Ricky, mengubah dirinya. Rambu begitu heran dan tak percaya. Rasa cemburu yang tak dipercaya dan bahkan sangat dibencinya kini menderanya. Ricky membuka matakannya kalau rasa cemburu itu memang ada dan tidak enak. Rambu darah Sumba menjelma menjadi gadis yang feminism. Ketomboiannya menciut malu. Kepada geng tergarang pun bertobat. Rambu benar-benar menjadi pribadi sungguh-sungguh perhatian. Tapi kadang perhatiannya 'ngesalin. Kesetiaan itu mahal harganya. Tidak dijual. Ricky selalu setia menunggu hingga waktunya. Sekali hati memutuskan untuk "iya", iya itulah selamanya. Waktu tak menjadi kendala bagi Ricky. Keyakinan yang membuat Ricky tegar, hingga bela-belahin menunggu. "Ricky apa rahasianya?" Dia hanya tersenyum dan memberikan kodenya. Aku pun mendapatkannya.
All Rights Reserved
#283
kesetiaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Protector
  • Boyfriend
  • Mari Saling Bicara
  • Possesive Playboy
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Geo&Gia [END]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • The Golden Student
  • ZHAYDLY [On Going]
  • RIFI MOLLA

"Arka!! Kembaliin gak tas gue?!! Jangan ampe gue depak lo ya sampe pluto!" Pekik seorang perempuan yang bernama rachel. "Hahahah! Mau dong! Enak adem, iya kan??" Balas arka dengan tampang menyebalkan nya. "ARKAA! SINI LO!" Rachel adistia razuma. Seorang gadis cantik, manis, pintar, namun galak. Ada kalanya, sebuah kisah pasti akan timbul masalah. Tetapi, kata masalah justru membuat orang lain sadar, bahwa tak ada kata sempurna di dunia ini. Sebuah masalah besar yang mengharuskan Rachel bertindak sesuatu, Rachel bukan orang yang lemah, Rachel sering beradu jotos, jadi buat apa takut sama yang namanya pukulan? Tetapi, dibalik sering bertengkar nya mereka, salah satunya memiliki perasaan lebih. Namun... Apakah mereka bisa bersatu? "Kalo gue takut sama manusia, lah berarti Tuhan gue anggap apa?" -Rachel Adistia Razuma- "Kecewa sama manusia itu wajar, tapi kalo kecewa sama hewan? Itu mah namanya bukan kecewa, tapi kecoak." -Arka Algatama-

More details
WpActionLinkContent Guidelines