We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Wonderful as Dandelions

Wonderful as Dandelions

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 14, 2024
WpInfo
Fiction
Social Themes
Selamat datang, mohon maaf ini cerita pertama aku, yang notabenya bidangku bukan di nulis. Jadi cerita alurnya, perangkaian katanya masih berantakan. Mohon kritik dan sarannya🙏😣 Meskipun tampak rapuh, nyatanya dandelion adalah sosok yang sangat kuat. Bunga yang indah dengan keserhanaannya. Yang tetap bisa berkembang dan bertahan diantara rerumputan liar. Gugurnya bukan tanda selesai, namun sejatinya ia sedang terbang bebas dan tumbuh menjadi baru. Ada yang pernah mengatakan aku sehebat dandelion, nyatanya, aku tak sekuat itu. Selamat membaca "hanya cerita fiksi, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • The turning of time (Ongoing)
  • Dear, Future Husband
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • Love And Hurts (SELESAI)
  • Syaqila Fatimah
  • DANDELION
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Komposisi Cinta (END)

Story of Gandhi & Rania "Ran, will you marry me?" "Kalau kamu merasa terbebani dengan nama besar keluargaku, ayo nikah tanpa orang lain tau" "Kalau kamu ingin mandiri dengan hasil kerja kerasmu sendiri, aku gak akan memberi apapun" "Kalau kamu ingin melanjutkan cita-cita dan pekerjaanmu disini, aku gak masalah kita berjauhan" "Tapi, aku ingin kamu yang jadi istriku. Kamu gak perlu mengejar langkahku sendirian. Aku akan membimbing kamu untuk disamping aku selamanya" "aku cuma ingin kamu ada dihidupku..." Sequel: Berpijak dengan Dua Kaki

More details
WpActionLinkContent Guidelines