Katanya Mendung, Nyatanya Hujan.

Katanya Mendung, Nyatanya Hujan.

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang sebuah ketidakpastian. Kalian pernah menunggu seseorang? Pernah berharap kepada seseorang? Atau mungkin yang kalian tunggu tidak pernah sadar kalau dirinya sedang ditunggu? Yang sudah digenggam pun masih bisa saja lepas, apalagi yang tidak kalian genggam? Sulit memang, tapi berusaha tidak ada salahnya kan? Jangan terlalu bermain dalam perasaan, jangan sampai di ujung kalian mendapat kekecewaan. Pertahankan yang pasti, lepaskan yang tidak pasti. Ketidakpastian jangan sampai membuat kalian patah semangat. Kuncinya cuma satu, yakin. Jadi, masih ingin menunggu atau berhenti berkhayal semu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KARINALTHA
  • RANNA
  • Senja Tanpa Jingga
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Erlangga
  • Waiting [COMPLETE]
  • Traces in the Light

Waktu tidak menunggu siapapun, Cuma dua pilihan.... Di perjuangkan atau Di ikhlaskan. Suatu ketika, aku harus merelakan sesuatu yang sama sekali tidak ingin ku lepaskan. Butuh proses yang panjang untuk meyakinkan diri. Bahwa ada rencana indah setelah itu. Apa hal paling bodoh yang selalu terbesit dipikiranmu? Adalah ketika aku memilih sendiri dan berteman kesendirian. Mengosongkan hati dan percaya bahwa dia akan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines