EPHEMERAL

EPHEMERAL

  • WpView
    Reads 352
  • WpVote
    Votes 206
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 24, 2022
Mata teduhnya benar-benar membuat jantung gadis dengan rambut sebahu itu berdegup begitu kencang. Sekelilingnya terasa terhenti sejenak, seolah hanya ada pemilik mata teduh yang sedang mengamatinya seksama dengan senyum tipis yang hampir tidak terlihat seperti senyuman. "Alana IPA 3, ya?" "Iya kak," "Salam kenal, dia Dirga!" Mematung. Gadis itu tetap berdiam diri seakan masih terhipnotis oleh mata teduh milik lelaki di hadapannya tadi, padahal pemiliknya telah pergi melewatinya, meninggalkan aroma mint yang begitu segar.
All Rights Reserved
#421
alana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Call You Mine?
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • BarraKilla
  • A+ [Alatta] - Completed
  • Cinta Dalam Diam
  • Bad Boy Erlangga
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Ikigai I-II
  • Love Race (REVISI)

Bagaimana jadinya jika kamu jatuh cinta pada seseorang yang minim akan pengalaman dalam kisah cintanya? Terlebih lagi, orang itu tidak mau peduli dengan cinta. Itulah yang dialami oleh seorang gadis bernama Falisha atau biasa disapa Ica. Pada awalnya, Ica hanya penasaran dengan Arsen dan segala sisi misteriusnya. Sikap Arsen yang dingin sangat kontras dengan teman-temannya yang terlihat ramai dan riuh setiap saat. Dari situlah muncul rasa ingin tahu yang besar hingga menggerakkan Ica untuk terus mendekati Arsen. Seiring berjalannya waktu, timbul perasaan di hati Ica. Perasaan indah yang muncul karena banyaknya waktu yang telah mereka habiskan bersama. Semuanya terlihat baik-baik saja hingga akhirnya Ica menyadari bahwa bukan hanya dirinya lah yang tengah berjuang mendapati hati laki-laki dingin itu, melainkan juga Bella, sahabat dekat Arsen yang nyaris mendekati kesempurnaan. Ica pun menyadari bahwa dirinya tidak akan pernah menang dari Bella. Apa yang akan Falisha lakukan? Apakah gadis itu akan terus memperjuangkan perasaannya? Atau mungkin mundur dan menyerahkan perasaannya pada takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines