A Fact Of Destiny ✨

A Fact Of Destiny ✨

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
sebuah Ketenangan Hidup. Takdir yang sudah di atur. kehidupan yang tinggal di jalani dengan baik. kehidupan gadis bernama Kim Resya. Berada pada Sebuah agent group . Bagaimana bisa? "Tenang dan damai itu menyenangkan" "Kita akan berhasil" "kerja sama kita tak akan sia sia" "ini semua berjalan sesuai takdir" "ini sulit tapi ini sudah jalan nya" "Kita semua bersama" "Jangan mempersulit diri mu sendiri" "Jika kau lelah istirahatlah" #fiksi #ff #Cerita pendek #imajinasi #aesthetick
All Rights Reserved
#84
pertualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HORROR PICNIC
  • A Song Sung by Arash Sabian || Kim Jaehee
  • Hello, Kenopsia [✔]
  • My Soulmate Is My IDOL
  • 「 Our Life 」
  • MY UNIVERSE | Kim seokjin BTS✔️
  • PRECIOUS✔️
  • Cinta Berbalut Puisi

Salju turun terlalu lebat malam itu di pinggiran Gangwon, membungkus sebuah vila megah dalam kesunyian yang mencekam. Di dalam bangunan bernilai miliaran Won tersebut, aroma wine mahal bercampur dengan bau besi yang amis bau darah yang masih hangat. Tuan Park menatap pantulan dirinya di dinding kaca yang retak. Di belakangnya, tawa anak - anaknya yang biasanya mengisi ruangan kini telah bungkam selamanya. Tidak ada teriakan. Hanya ada keheningan yang menyesakkan seolah dinding - dinding marmer itu sendiri yang menyerap suara mereka. Ia tahu, tanah tempat bangunan ini berdiri tidak pernah menginginkan keberadaan mereka. Vila ini cantik, namun ia memiliki "perut" yang lapar akan nyawa. Sambil menggenggam erat sebuah kunci perak di tangannya, Tuan Park membisikkan janji terakhir sebelum kegelapan benar - benar menjemputnya. "Siapa pun yang masuk... tidak akan pernah benar - benar bisa pulang." Dua puluh tahun kemudian, kunci itu kembali berputar di lubangnya. Dan pintu vila terbuka untuk menyambut tamu - tamu baru dari seberang lautan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines