Idol
  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 17, 2020
Menjadi idola disekolah memanglah tak mudah. Harus bijaksana memilih teman apalagi pacar, uhh sulitnya dunia. Ditambah fans yang selalu memberi makanan atau minuman setiap harinya. Ada yang mengumpat-umpat, ada yang memberi tepat didepannya, ada juga yang memberi lewat perantara. Tapi sayangnya semua itu tak diterima Al Fateh, sang idola Halilintar High School. Semua makanan yang diberi tepat didepan mata ia tolak, dan makanan dikolong mejanya ia bagikan gratis pada temannya. Hingga ia bertemu seorang anak baru yang memikar hatinya. Disinilah kehidupannya dimulai, sebelum dan sesudah ada anak baru itu...
All Rights Reserved
#58
genhalilintar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔] HEY TWINS!
  • OUR TOXIC'S LOVE STROY - SUNGWON
  • Kenapa?
  • RAFFAEL? HE IS MY HUSBAND
  • HIS OBSESSION - NOHYUCK
  • You Are The Reason
  • DALAM GELAP
  • Gadis Populer & bodyguardnya
  • Kisah Hidup Satim
  • Gen Halilintar Squad [Completed]

Dia Halilintar si pengagum benda-benda langit pula sang pemilik senyum indah yang mencari arti kebahagiaan yang sebenarnya. "Aku muak.". "Al, kenapa pengen jadi VTuber?". Baru saja tenang dalam gulungan selimut selepas menjalani kewajibannya sebagai seorang muslim, Halilintar malah kembali ditegangkan oleh situasi saat Amato datang ke kamarnya dan mengecek hasil ulangan hariannya. "Ayo mulai dari awal, kisah kita yang jauh lebih manis. Hanya tentang cinta dan kasih sayang tanpa adanya perpisahan lagi," Gempa mengatakan kalimat tersebut dengan lembut di akhir ucapannya. "Aku takut kalau kita gak bisa ketemu lagi," Wasit mengangkat tangan Taufan sebagai tanda kemenangan. "Kenapa bukan kamu aja yang mati?" terdengar tenang namun menyakitkan. Amato dibutakan oleh amarah, dia tidak peduli lagi dengan ucapannya yang akan menyakiti Halilintar. "Halilintar mengalami pneumonia karena infeksi paru-paru yang cukup parah," kata dokter itu, suaranya tenang. "Ayah, sakit ..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines