24 Hours

24 Hours

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 3, 2014
Sayangnya, kebersamaan Novel Adreian dan Keira Artamevia harus berakhir. Berikut perasaan hati Keira saat menghitung jam hingga separuh jiwanya pergi meninggalkannya, meninggalkan seluruh kenangan yang pernah mereka punya, pergi menuju ke tempat yang baru. Dan Keira hanya punya dua pilihan; Ikut pindah meninggalkan seluruh kenangan manis atau menunggu, walaupun tidak terjamin Novel akan kembali atau tidak. Kemungkinan akan selalu ada, Keira tahu itu.
All Rights Reserved
#459
songfic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Milan [Completed]
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Narasi patah hati
  • Because You Never Really Left
  • WISHES.
  • Sad Ending
  • mistake or destiny?
  • Broken 2 Selesai✓
  • My Other Half (Complete)
  • Senja Yang Hilang [SUDAH DITERBITKAN]

"Sejauh apapun gue pergi pada akhirnya gue pasti akan kembali, karena lo itu titik awal dan titik akhir gue." *** Mia Arshila, gadis nerd penerima beasiswa di Aditama High School harus berhadapan dengan Vallan Vakya si pria yang dingin dan misterius. Bersama Vallan, Mia kembali mengingat sosok dari masa lalunya yang sempat mewarnai hidupnya, lambat laun, Mia merasakan perasaan yang berbeda kepada Vallan. Namun ketika dua hati saling menyatu, banyak cobaan yang datang menghampiri, mulai dari terungkapnya identitas Vallan, kembalinya sosok yang telah menghilang sejak lama, dan juga terungkapnya rahasia satu persatu. Hingga waktu itu tiba... Waktu dimana tidak ada lagi kesempatan untuk memutar ulang segalanya, menghancurkan semuanya, yang ada hanya waktu untuk mempertanggung jawabkan semua kesalahan. Hingga pada akhirnya Vallan dan Mia harus memilih yaitu harus bersama walau masih melupakan atau saling melepaskan karena masalah waktu. "Ini tentang waktu, waktu dimana kita masih bersama, masih memiliki perasaan yang sama, sebelum semuanya berubah, merubah kita menjadi dua orang yang asing." #18 in memory

More details
WpActionLinkContent Guidelines