THE BLOODY GOLD

THE BLOODY GOLD

  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 23, 2020
Tirta merasa bahwa dunia yang ia tinggali tidaklah cocok dengan dirinya. Ia terlalu spesial dan berharga untuk dunia yang penuh dengan Para Pecundang dan Para Pengecut ini. Ia harus bertahan hidup dengan "Bermuka Dua" untuk mengurangi penderitaannya. Semakin hari ia merasa jiwanya mati, hingga menemukan sebuah kotak dengan ukiran bertuliskan "Untuk Para Penyeberang" Jiwa Tirta tersenyum lebar...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Light Far in Sight
  • The Comedian's Last Laugh
  • Dawn: Menjelang Fajar
  • TERKONEKSI [SELESAI]
  • Kamuflase
  • ✔A Shelter by the Lake
  • Mysterious girl
  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan

[TAMAT - Genre : Horror, Drama, Slice of Life] Seorang ayah terpisah dari putra semata wayang. Baru belasan tahun setelahnya sang putra menyadari hal itu. Karto hanyalah seorang pemuda yang polos dan hidup dalam keluarga sederhana. Suatu hari dia tanpa sengaja bertemu seorang bapak pendiam yang terlihat murung dan lemah. Ada desiran hebat antara keduanya seolah memberi pertanda. Karto belum menyadari saat itu. Namun berbeda dengan sang bapak, Ardi namanya. Dia merasa menemukan pelita hidupnya yang hilang, mengingatkan pemuda itu akan putranya yang lama hilang. Orang itu tidak bisa berhenti memikirkan pemuda itu sejak pertemuan tak terduga itu. Perlahan waktu dan tempat mengungkap fakta tersembunyi, terlepas mereka berdua punya dinamika kehidupan masing-masing. Karto mengetahui sisi lain dari kedua orang tua yang selama ini mengasuh dirinya sejak kecil. Ia juga bertemu dan bicara langsung dengan bapak Ardi, mengisi jiwa hampa bapak itu setelah ditinggal orang tercinta. Pelita hidup bapak itu bergerak menggapai, hampir menyentuhnya. Hingga sesuatu mengacaukan kesempatan itu berkat sebuah buku simpanan milik Ardi, buku pembawa kesialan, buku pengacau kehidupan, mengira buku itu adalah petunjuk jalan menempuh sepak terjang hidup yang merana. Pelita terang yang tampak di kejauhan hilang dalam sekejap, terlepas hingga orang itu jatuh ke dasar jurang kehidupan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines