Teman tapi Mantan [ON GOING]

Teman tapi Mantan [ON GOING]

  • WpView
    LECTURAS 789
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 29, 2021
"Kenapa pas udah jadi mantan, lo malah sweet gini sih, Dean?" "Takdir mungkin." "Dean, lo gak mau cari pacar lagi?" "Ada lo, kan?" "Tapi kita kan cuma temen, Dean." "Iya temen, tapi mantan, kan?" Cerita ini hanya cerita ringan, selevel dengan ceritaku sebelumnya yang berjudul 1 Kelas 42 Rasa. Pakai gue-lo, bahasa non-baku, dan sudut pandang pertama. Jadi, stay tune! ^^ Mulai: 3 November 2020
Todos los derechos reservados
#239
gamon
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Misi Kalisa (End)
  • POSSESSIVE GALAKSI | Terbit
  • RAISEN
  • SKALETTA [END]
  • Fuck Boy
  • Untitled:Iridescent | SEKUEL | COMPLETE |
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • EX! [✔]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido