Gadis itu tidak pernah menyangka bahwa dengan menyukai sahabatnya Kairo, akibatnya akan sefatal ini. "Maaf seandainya aku gak egois untuk menyukaimu, semuanya tak akan serumit ini" Apakah semuanya sudah terlambat? Masikah pantas ia mendapatkan senyuman Kairo lagi?
More details