Filosofi Hemat (Pindah di Dreame)

Filosofi Hemat (Pindah di Dreame)

  • WpView
    LECTURES 23,677
  • WpVote
    Votes 637
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., oct. 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Mencintai seorang diri itu menyakitkan, apalagi harus menjalani rumah tangga dengan seseorang yang sering mengabaikanmu. Clarisa Adriani, seperti namanya, dia adalah sosok wanita yang kuat dan tegar dalam menghadapi beban hidup. Sifat humorisnya selalu membuat dia terlihat baik-baik saja. Sampai suatu hari kehidupannya berubah karena menikah dengan Daffin, seorang pria yang dikenal dengan segudang filosofi hematnya, hemat ngomong, senyum, bahkan hemat soal cinta. Kehidupan rumah tangganya tidak berjalan semulus jalan tol, ada rahasia yang disembunyikan suaminya, sebuah rahasia yang membawa lelaki itu pada penyesalan yang amat dalam. Lalu apakah wanita kuat yang berlindung dalam nama Adriani sekaligus istri Daffin itu mampu mematahkan filosofi yang dibangun suaminya? Yang bahkan untuk memberikan secuil hatinya saja terlihat enggan. "Daf, ingat ya, aku bakal merobohkan filosofi bodoh kamu itu." "Hmm. Coba aja kalau bisa." Filosofi Hemat, kisah cinta yang didasari dengan kata medit.
Tous Droits Réservés
#45
trust
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DEHANDAR & AQILLA [YOUNG MARRIAGE]
  • Adrian & Ayla
  • ADRIAN THE OF OBSESSION
  • The Brides
  • Cinta Dua Negara
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • CINTA YANG MENYEMPURNAKAN (TELAH TERBIT)
  • Love With Teacher
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]

Qilla itu lebih suka menyendiri. Meskipun suka menyendiri, Qilla bukan perempuan pendiam nan pemalu. Dia pemberani, apa adanya, percaya diri dan cuek. Qilla tuh cuman kelewat mager saja. Alhasil, dia jadi malas bicara dan bersosialisasi. Agak parah sih ini. Ya gimana, soalnya Qilla itu menganut sistem hemat energi. Jadi lebih suka saving battery mode laying alias rebahan. Qilla tidak mudah dekat dengan orang lain. Temannya bisa dihitung dengan jari. Ketika ditanya soal cita-cita. Qilla selalu jawab masih dalam tahap pengembangan. Mirip jawaban developer aplikasi. Padahal sebenarnya dia memang tidak tahu mau jadi apa. Targetnya setelah lulus, mau diam saja di rumah alias jadi ibu rumah tangga. Sayangnya, di saat Qilla sudah siap lahir batin untuk diajak berumahtangga. Fakta pahit tentang Dehandar yang sudah menyerah atasnya membuat Qilla kian putus asa. Kira-kira ada tidak ya yang mau jadi kepala rumah tangganya? Jujur saja, Qilla masih menaruh harap pada Dehan. Cuman kan ... cowok itu 'kan memilih menyerah. Haduh, kalau begini ceritanya, bagaimana, ya?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu