Gengsi [on going]

Gengsi [on going]

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] Ini bukan tentang permasalahan anak broken home yang kesepian lalu jatuh cinta. Ini cerita tentang Aluna si gadis cuek yang bertemu sesosok laki-laki irit berbicara seperti Arkan. Memiliki gengsi yang terlalu tinggi membuat mereka berdua hanya memendam perasaan dengan sangat hati-hati. "Kalo gengsi kalian terlalu tinggi, pasti salah satu dari kalian akan merasakan apa arti kehilangan" -Dean PLAGIAT DI PERSILAHKAN MENJAUH!!. [Start-03-09-19] [Finish-
All Rights Reserved
#270
kembali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • Ariani & Arkana
  • 𝗔𝗣𝗥𝗜𝗖𝗜𝗧𝗬 [𝗖𝗛𝗜𝗞𝗔𝗥𝗔]
  • guruku adalah kekasihku (chikara)
  • Baby Ice & JamBul (chikara) END
  • Best Friend ?
  • PROMISE CH2 (END)
  • ANTARA KITA
  • DIARY BOOK
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines