Rumah Cahaya

Rumah Cahaya

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 18, 2020
Berisi tentang hikmah-hikmah yang ku dapat selama berada di Rumah Cahaya. Tempat yang awalnya hanya kuanggap sebuah persinggahan, tapi kini menjadi rumah utama untuk kembali selama masa kan berlaku. Kisahku, bersama para pejuang akal dan peradaban di masa depan. Mungkin hanya aku yang mengerti, karena bahasa gurunda yang melangit dan aku yang sulit membumikannya lewat kata. Selamat bertamu, di Rumah Cahaya :)
All Rights Reserved
#41
hikmah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Make A Better Place (Autobiografi Triocahyo Utomo)
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Halo Gus!!
  • Gus Zhafi
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • I LOST BOY FROM NEVERLAND [END]
  • RUMAH KITA
  • Rembulan Yang Aku Gapai || 18+ ⛔⚠️
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Love You, Gus! (END)

Aku adalah aku. Dan tetap selamanya aku. Semua orang bebas berkata tentang aku. Entah berkata yang baik-baik, ataupun berkata yang buruk-buruk. Terserah mereka. Kebenaran tetap mutlak hanya pada Tuhan. Sementara aku hanyalah makhluk-Nya yang tak luput dari kesalahan. Itulah aku, mungkin selamanya akan seperti itu, tetapi tidak tentang kehidupanku. Aku ucapkan terima kasih kepada semua. Yang telah hadir. Kisah ini berawal dari beberapa tahun sebelumnya. Disaat aku masih berharap bahwasanya setiap hal akan berjalan dengan semestinya. Tulisan ini mengisahkan tentang perjalanan hidupku, yang tentunya penuh dengan hal yang tak terduga. Juga kisah tentang perjuangan dalam menggapai impian menjadi pesepakbola profesional. Hingga akhirnya waktu membawaku menuju perjalanan hidup baru yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Banyak kisah, Cerita hingga problematika hidup yang aku alami yang mungkin bisa di jadikan pelajaran hidup bagi pembaca dimana pun anda berada. Jika ada kebaikan di dalamnya itu datangnya dari Allah SWT, jika ada kesalahan atau kekeliruan didalamnya. Saya sebagai penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya. Saya juga meminta maaf apabila ada kekeliruan tempat ataupun peristiwa yang kurang sesuai selama saya menuliskan karena saya hanya manusia biasa yang jauh dari sempurna dan begitu banyak kekhilafan. Jadi untuk semua teman-teman kerabat dan semua orang yang terlibat didalam tulisan saya. Saya harap bisa memahami sehingga tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama untuk kisah-kisah yang sudah lama berlalu. Saya sama sekali tidak ada maksud untuk mengait-kaitkan kembali apa yang telah terjadi yang mungkin akan berdampak pada keharmonisan kehidupan kalian sekarang. Saya harap kalian semua bisa memakluminya. Terima kasih. Selamat membaca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines