The fox family🦊

The fox family🦊

  • WpView
    Membaca 16
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Des 6, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Keluarga rubah adalah keluarga yang terkenal akan prestasi nya dan juga ekonomi nya yang tidak pernah kritis. . . . . . . keluarga rubah merupakan keluarga yang terpandang dikarenakan prestasi nya yang banyak. . . . . . . bagaimana rasanya hidup di keluarga rubah?mari kita baca kisah hidup sang Mia Kitsune dari keluarga rubah golongan satu. . . . . . . Mari kita lihat bagaimana sang orang tua mendidik anaknya agar mempunyai banyak prestasi. Inilah Kisah hidup sang Kitsune Mia sebagai anak terakhir dari kelompok rubah golongan satu. . . . . . . Lalu bagaimana jika anak bungsu dari kelompok satu mengalami hidup dengan genre Harem? . . . . . . Lalu bagaimana jika hidupnya lebih berwarna dari kakak-kakaknya? . . . . . . Ini dia cerita hidup Mia Kitsune,sebagai kelurga rubah kelompok satu. . . . . . . Ini cerita dari mbeeeaaaa sekian, Terimakasih
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#201
harem
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • A Life That Turns
  • Is It Home ?
  • Life Script
  • Let Me Love You Longer
  • KAYRA ANASERA
  • KenZian [END]
  • Putri Yang Dicintai Para Roh ( END )
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan