Story cover for Rimba by ktyuniex
Rimba
  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 18, 2020
"Kalau kamu cari yang sempurna. Jelas, saya bukan orangnya."

Rimba pernah punya banyak mimpi besar.
Seperti menjadi atlit lari profesional, atau menjadi musisi hebat dengan jutaan penggemar.
Tapi semua mimpinya harus terkubur rapat begitu ia mengalami kemalangan yang membuat kakinya pincang dan kehilangan indra pendengaran.
Rimba juga harus kehilangan sang Ibu yang membuat ia dibenci oleh Ayah dan Kakaknya.

Rimba telah cacat, dan dunia di sekitarnya seolah tidak mengharapkan kehadiran pemuda itu.

Tapi bagi Anggita, seseorang seperti Rimba adalah yang paling luar biasa. Seseorang seperti Rimba juga berhak merasakan bahagia.

"Ayo kita lawan dunia sama-sama, Rimba." -Anggita.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Rimba to your library and receive updates
or
#44cacat
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Sejenak Luka cover
Goodbye Alaska [END] cover
Kesedihan [SELESAI] cover
Friendship Journey [Tamat] cover
I'M TALISA || END cover
DAMARA ✓ cover
ELGITA  (TERBIT) cover
Bukan Cerita Kita cover
<3 Sepanjang Hidup <3 cover
ALSTARAN [END] cover

Sejenak Luka

18 parts Ongoing

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.