DEAR US

DEAR US

  • WpView
    Reads 335
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 14, 2021
Azalea, seorang gadis remaja berusia 16 tahun pulang ke rumah mendapati kematian kakeknya, tidak ada jejak, saksi, keterangan, persidangan pun berakhir sia sia. Sementara ayahnya raib tanpa pesan. Levi, 18 tahun. Ia menghabiskan 17 tahun hidupnya terlunta di panti asuhan sampai takdir membawa seorang wanita konglomerat dan menjadikannya pewaris tunggal atasnya. Berbeda kisah, orang asing, dengan pertanyaan sama. Mempertemukan mereka atas satu garis warna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Way [Slow Up]
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Descent into Desire
  • Wunsch : Against Unreality
  • INEFFABLE ✔
  • KESEMPATAN KEDUA
  • ALGASYA 2
  • Teman Masa Kecil-ku Yang Misterius
  • Second change
  • I'LL TAKE WHAT YOU HAVE (TAMAT)

Azergantara Gresion Alaricksioz, seorang anak 13 tahun yang tumbuh dalam keluarga penuh rahasia dan kekerasan, terpaksa belajar bertahan hidup sejak kecil. Dibesarkan oleh seorang ayah yang brutal dan ibu yang penuh kebohongan, hidupnya jauh dari kata bahagia. Selama ini, dia lebih sering dihukum dan diabaikan, bahkan setelah kehilangan saudara kembarnya, Arzhelsio, yang mati karena sebuah kesalahpahaman tragis yang berakar pada pengkhianatan orang tuanya. Setelah pindah ke Jerman, Azer bertemu dengan seorang wanita berusia 40 tahun, yang sebenarnya adalah ibu kandungnya, namun ia tak tahu itu. Wanita ini melihat potensi dan ketulusan dalam diri Azer, meski ia masih diliputi kebencian dan kesedihan dari masa lalunya. Perlahan, wanita itu mulai menunjukkan perhatian dan kasih sayang yang tak pernah Azer dapatkan. Meskipun awalnya penuh keraguan, Azer akhirnya mulai berubah, dan sifatnya yang keras mulai luntur. Melalui waktu dan hukuman yang keras namun penuh kasih, Azer akhirnya mulai belajar menghargai dirinya sendiri dan orang lain. Ia yang dulunya kasar dan emosional mulai berbicara dengan lembut, seperti anak kecil yang baru saja belajar untuk mempercayai orang-orang di sekitarnya. Perubahan ini tidak datang begitu saja, tetapi melalui perjalanan panjang yang penuh dengan luka dan pertumbuhan. Namun, di balik perubahan ini, masa lalu yang kelam terus menghantuinya. Kehilangan, pengkhianatan, dan rahasia keluarga yang mematikan masih berperan besar dalam menentukan jalan hidupnya. Akankah Azer akhirnya bisa menemukan kedamaian, ataukah dia akan terus terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya yang kelam? Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines