We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Search hearts.

Search hearts.

  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku menyukai kebebasan berkelana jangan coba-coba kau menjadikan ku kebutuhan yang harus selalu ada. Aku menyukai hendaknya sendirian, jangan coba-coba melangkahi batas yang tidak seharusnya. Di dalam buku ini juga ada puisi silahkan dibaca. Belum sepenuhnya saya tulis.
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)
  • Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)
  • The Last Captain
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]
  • ZEEDIEN  [End]
  • Be Mine [Terbit]

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines