Bruk!
langkah saga terhenti di depan ruang perpus karena ada perempuan yang menabraknya,"lo kalau jalan liat liat!",bentak saga pada perempuan yang menabraknya
perempuan itu mendongak menatap mata saga"maaf, ga sengaja"jawab gemi singkat dan kembali membaca novelnya dan berjalan menuju kelasnya
namun langkahnya terhenti saat saga menarik lengannya dari belakang
"apa?",tanya gemi datar sambil melihat ke arah saga
"bisa ga lo jangan dingin?",tanya saga menatap mata gemi dan masih menahan lengan gemi di tangannya
"engga,lo ga ngaca?diri lo juga kaya gitu",jawab gemi sinis ia menepis tangan saga dari tangannya yang sedari tadi menahannya
"gue bakal nyoba buat ga dingin sama lo,jadi gue harap lo pun kaya gitu",jawab saga datar sambil menatap mata gemi serius
"terserah, gue ga peduli dan ga akan ada yang bisa runtuhin tembok yang udah gue bikin selama ini",jawab gemi sedikit panjang dan sinis,ia meninggalkan saga yang diam akan jawaban gemi
"ada gem,gue yang akan runtuhin tembok lu itu"ucap saga pelan sambil menatap ka arah punggung gemi
All Rights Reserved