Hanna✔

Hanna✔

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
Hanna, ketua osis dari kelas 10 sampai 11. Ternyata posisinya tak merubah, meskipun saat ini ia sudah kelas 12. Gadis itu tersenyum miris, karena persetujuannya dengan kepsek harus berakhir berstatus pacaran. Hanna harus menerima memiliki seorang pacar yang tidak punya akhlak. Lambat laun pun, ia semakin malas dan ingin putus. Tapi seakan ia tidak bisa keluar dari kenyataan, bahwa hal itu mustahil. Masalah berjumbun mengitari gadis itu, bahkan kedua orang tua yang sudah lama bertinggal terpisah membuat Hanna semakin terpuruk. Mungkin bebannya selama ini tak ada yang tau, Hanna terlalu menyepelekan semua. Ia rasa cerdas dan menjadi murid teladan cukup membuatnya bangga. Tanpa meribetkan masalah yang hanya membuat tetesan air mata kembali keluar. 🐤 "Kalau bukan ini sekolah milik bokapnya. Udah gue buang dia ke sabang sam-" "Gue?" Lelaki dengan sorot mata tajam berdiri tepat didepannya. Melipat tangan dengan bersedekap tersenyum smrik ke arah Hanna. "Gak usah sok sokan mau buang gue. Lo pacar yang gak ada akhlak aja." Lanjutnya. Hanna berdiri bersedekap dada. "Buang gue, biar gue gak usah urus lo lagi. Muak lihat muka sok ganteng lo-" "Ralat omongan lo, atau gue buang beneran." "Buang aja, justru tenaga gue jauh lebih-" Ucapan Hanna dipotong lagi membuat tangan Hanna mengepal. "Lembek. Lo gak usah macam-macam Han sama gue." "Lo itu-" "Apa?" "ELANG STOP MOTONG UCAPAN GUE!" 🐤 Selamat baca. Jangan lupa vote sebelum membaca dan komen.⚠️
All Rights Reserved
#747
mantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • 365 Day's to Fall in Love
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • GALANG [SELESAI]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • RAISEN
  • Im Yours.
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines