Hi! I'm Sheva

Hi! I'm Sheva

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 29, 2023
Bukan tentang cinta atau sepasang kekasih yang akan ku ceritakan. Tetapi tentang dia yang berjuang mendapatkan kembali kebahagiaannya. Tak tau apa yang terjadi, tiba-tiba itu semua berjalan seperti aliran air yang sangat deras. Hanya bisa ku ungkapkan dengan kata yang ku rangkai sedemikian rupa menjadi sebuah kalimat yang kemudian berparagraf. Ku harap kalian masuk kedalam zona ku dan merasa nyaman. -lynlli {Tak ada yang tak mungkin}
All Rights Reserved
#159
hi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Teh
  • The Secret Of Old School
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • RAPUH!
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Bukan Kita D.A.N
  • Become an Extra or Main Character [END]

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines