Ajun
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 9, 2022
"saya salah ! saya yang keterlaluan ! saya meninggalkan mereka,padahal saya tau mereka masih tanggung jawab saya,saya bodoh karena menyia-nyiakan mereka hanya karena kesalahan saya menghamili kekasih saya,Saya buta untuk melihat betapa sempurnanya keluarga saya !" Ia menarik nafas dalam dan menghembuskan ya perlahan,seperti ia ingin beban yang ia pikul sendiri itu hilang sedikit demi sedikit,nyatanya ia hanya akan merasa kian sesak didadanya kala mengingat seberapa egois dia saat itu,menghilangkan istri serta anaknya dari jangkauannya,hanya karena kesalahan yang nyatanya ia perbuat sendiri. " Jika saya mengatakan bahwa anak anda masih hidup,apakah anda akan percaya ?" Dia Ajun, prof.dr.Arjuna dhamakti, seorang dokter lulusan universitas Pennsylvania Amerika dengan ipk 3.8 hampir sempurna disemua aspek. Ini tentang Ajun dan keluarga yang menjadikannya dokter pribadi keluarga mereka dan tentang pertengkaran antara hati dan pikiran yang selalu berdebat. juga tentang keluarga yang ditanganinya ternyata menyimpan kebohongan yang dilakukan oleh sang kepala keluarga yang menjadi pasien tetapnya.
All Rights Reserved
#144
mental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Arjuna[✓]
  • acalapati
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Riana... I Love You (Completed✔)
  • First And Last Flowers [Chanmin]
  • Bukan Keluarga?! | END
  • Gwenchana Hyung (Brothership from Taehyung and Seokjin) [END]✓
  • coward
  • Blood Sweat And Tears
  • Jovanka dan Abang Kembar

[Family & Brothership] "Emangnya, karate itu gak bisa dibanggain, ya?" Keluarga harmonis, rasa neraka. Emang ada? Itulah yang dirasakan oleh Arjuna Omar Biantara. Seorang atlet seni bela diri yang sayangnya memiliki otak dengan kapasitas rendah. Selalu diremehkan dan dibandingkan dengan saudara menjadi makanan sehari-hari baginya. Mahir menyimpan luka dalam hati hingga berujung pada kesakitan nyata yang tidak akan pernah bisa ia jahit sendiri. Hingga satu per satu kebahagiaan yang bahkan belum ia rasakan, menghilang seolah takdir baik membenci dirinya. Coba rasakan sakitnya, lukanya dan perjuangannya. Maka kau akan berkata, "Aku pun pernah merasakannya." . ⚠️Plagiat Jauh Jauh⚠️ Mari sesama penulis, kita saling menghargai yaa🤗 ©️Hak cipta diatur oleh Undang-Undang ©️Elemen media dari cerita ini sebagian aku dapet dari pinterest, google dan dokumen pribadi

More details
WpActionLinkContent Guidelines