why not?

why not?

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 22, 2020
Hidup bagaikan ratu mungkin, diimpikan oleh semua wanita. Dimanja oleh kekayaan, masalah kebutuhan sudah ada yang mengatur. Itulah yang kualami sejak kecil hingga sekarang. Namun karena semua itu aku nyaris tidak bisa melakukan sesuatu sendiri, termasuk pekerjaan rumah. Padahal usiaku sudah 24 tahun. Usia yang sudah pantas untuk membina rumah tangga, katanya. "oke, aku siap jadi kacung. Jadi ayo mulai berburu majikan untuk mewujudkan cita-cita!"
All Rights Reserved
#363
ringan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIALOG TIPIS
  • MANUSIA DONAT; SEBUAH PROYEK TERBENGKALAI
  • Adrian & Ayla
  • Satu Hati, Dua Generasi
  •  Cuman Kebetulan
  • ALIF (TERBIT)
  • SAD GHOST 6 ✓
  • Crazy Marriage

Menikah? Nggak ada di rencana hidupku, setidaknya sampai aku ketemu sama cowo yang bisa bikin aku bucin mampus. Nggak ada cerita nikah, apalagi nikah sama orang yang lamarannya ditolak sama Kakaku sendiri...oh NO! Tapi di sinilah aku sekarang-terjebak dalam rumah tangga dengan suami yang lebih pendiam dari tembok kamar. Demi Tuhan ini sih batu, bukan orang.. Anggukan, gelengan, lirikan atau 'hmm' doang?Tolong, ini itu rumah tangga, bukan film tanpa dialog. Nonton bokep dimute aja kurang seru apalagi pernikahan tanpa suara...HAMPA! Lama-lama aku jadi dilema: harus nyerah aja dan ikut diem? Atau terus bikin drama biar rumah ini nggak serasa tempat meditasi? _sayangnya tanpa perlu dibikin pun, drama itu telah datang sendiri pada Arunika dalam bentuk badai kecil yang terus berdatangan. Akankah Arunika sanggup bertahan? dan jika dia tak sanggup sekalipun apakah suaminya akan menjadi batu yang nyaman untuk dijadikan sandaran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines