ZEVAN & ZARA

ZEVAN & ZARA

  • WpView
    Membaca 39
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 4, 2021
[Follow dulu sebelum membaca] "Awas ya, Zevan. Gue bakal bikin lo klepek-klepek. Terserah deh, sekarang lo cuek bebek ke gue. Tapi liat aja entar. Lo bakal ngemis-ngemis cinta dah ke gue." "Lo kalo mau ngimpi jangan ketinggian. Entar jatohnya sakit." Ia memandang gadis itu. "Mana mau gue sama cewek modelan kaya lo. Udah caper, sok cantik lagi." cibir Zevan malas. "Ya emang gue cantik. Mata lo aja yang buta, nggak bisa liat gue cantik!" Zevan mendengus. "Eneg gue lama-lama liat lo." balas Zevan. "Catet baik-baik ya. Zevan nggak akan jatuh hati sama cewek kaya Zara." ujar Zevan ngegas. *** Sebagian orang mungkin menganggap gadis itu berisik dan begitu mengganggu. Rutinitasnya setiap hari adalah mengganggu Zevan. Banyak dari mereka menganggap bahwa gadis itu adalah perempuan murahan. Namun Zara lebih memilih tidak peduli pada mereka semua. Ia hanya ingin hidup bahagia, tidak ada kesendirian dan kesunyian. Sampai akhirnya, ia harus melihat betapa menyedihkannya dia selama ini dibohongi oleh mereka. Apa Zara bisa memaafkan mereka? Start : 20 Oktober 2020 Finish : ? Cover @pinterest
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • My teaser Devil Prince✅ [MOVE TO MANGATOON]
  • I'm Not a Sadgirl [COMPLETED]
  • ALXERO
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • ZELINARKA
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • I'm Not A Villainess
  • ZIA-IE

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan