Folium Vitae

Folium Vitae

  • WpView
    Reads 917
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Wed, Mar 31, 2021
Api kebencian menjadi arang, lautan samudera menyusut hingga ketepian serta dedaun pohon jati pun terus berguguran membentang ke seluruh sudut perkebunan. Mengepalkan tangan seraya melafaskan mantra-mantra, Ares pun terus melangkah mundur. Ketakutakan, didepannya ia dihadapkan dengan separuh Gorila berkepala Serigala. Teriakannya dan amukannya menghempaskan daun-daun yang ada ditanah, melayang tak terarah. Dilain tempat, seorang perempuan bertopi kerucut sedang memegang buku tua dan dibawahnya terdapat kawah api yang amat panas. Perempuan itu meneteskan air mata, lalu perlahan ia memejamkan matanya sambil melepaskan buku tua itu jatuh menuju kawah. Buku tua itu bertuliskan "Folium Vitae" yang artinya "Daun Kehidupan".
All Rights Reserved
#234
fantasyfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terikat oleh Kristal
  • Douluo: The Phoenix God is coming, the emperor burns the sky
  • A Symphony of life
  • TIGA PENJAGA
  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • The Scrivener's Curse
  • Pegasus
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • Elara: The Journey Of A Thousand Years

Prolog: Cahaya yang Terkutuk Malam itu, langit Lumora dipenuhi bintang-bintang yang bersinar redup, seolah menyembunyikan rahasia kelam di balik kilaunya. Di balik gemerlap tersebut, istana Aurenith berdiri megah, namun bayang-bayang gelap menyelimuti menaranya. Kutukan yang telah lama menghantui kerajaan mulai mengikis kekuatan magis yang pernah mengalir deras di setiap sudutnya. Di desa Eldarhollow, kehidupan berjalan lambat dan sederhana. Kaela, seorang gadis muda tanpa aura, menjalani hari-harinya sebagai penjual rempah. Meski sering dianggap aneh oleh tetangga karena ketiadaannya akan aura, Kaela menyimpan kemampuan langka untuk melihat dan memanipulasi aura orang lain. Rahasia ini dia simpan rapat-rapat, hanya ditemani oleh hutan Glimmerveil yang memisahkan desanya dari dunia magis. Pada suatu malam yang diselimuti kabut tebal, suara jeritan memecah kesunyian. Dengan instingnya, Kaela bergegas menuju sumber suara dan menemukan seorang pria terluka parah tergeletak di tepi hutan. Tubuhnya diliputi aura hitam pekat yang memancarkan energi gelap. "Siapa kamu?" tanya Kaela, hati-hati namun penuh rasa ingin tahu. Pria itu menatapnya dengan mata yang penuh penderitaan. "Aku Elric, pewaris takhta Lumora. Kutukan ini... hanya kamu yang bisa membantuku," jawabnya dengan suara serak. Tanpa disadari, pertemuan itu telah memulai perjalanan yang akan mengubah nasib mereka berdua. Di balik kutukan yang menimpa Elric, tersembunyi rahasia kuno yang menghubungkan jiwa mereka lebih dalam daripada yang pernah mereka bayangkan. Sebuah kekuatan magis yang tak hanya mengancam kerajaan, tetapi juga cinta yang perlahan tumbuh di antara mereka. Di bawah sinar bulan yang pucat, dua jiwa yang terpisah oleh takdir bersatu dalam misi untuk menyelamatkan Lumora dari kegelapan yang semakin mendalam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines