Story cover for imigrasi by navaronayottama
imigrasi
  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Oct 19, 2020
"Aku udah nggak peduli lagi sama agama! Aku nggak peduli kalo aku masuk neraka sekalian. Aku nggak mau hidup di sini lagi pokoknya."

Yang satu dibunuh, satu dihukum mati, dan yang terakhir bunuh diri. Ketiganya bertemu di antrian imigrasi bandara. Mereka mati dengan harapan akan surga yang berbeda dengan ajaran awam. Namun terkadang kita tidak boleh berharap terlalu tinggi. Terkadang lebih baik kita menyerah, biarkan yang akan terjadi, terjadilah. Que sera, sera.
All Rights Reserved
Sign up to add imigrasi to your library and receive updates
or
#609tragedi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS) cover
Naraya Dan Khitbah Dari Tuhan cover
(TELAH TERBIT) Penulis yang merancang kematian tokoh utamanya. cover
Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete cover
Impian Untuk Hidup (End) cover
SOULMATE : Our Story ( 2009 - 2010 ) cover
Marvarsha! Bertukar Jiwa cover
Misteri KKN Di Desa Penari cover

Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS)

20 parts Ongoing

Aerlene Ray terbangun dari batas antara hidup dan mati, dengan indera yang melampaui manusia dan luka tak kasat mata yang menggores jiwanya. Di balik cermin, suara asing terus memanggil bersama sosok berbahaya yang terus membayanginya. Saat langit membisu dan kegelapan mulai menagih jiwa yang berhutang, Aerlene harus mengarungi lima dunia yang terlupakan, ditemani makhluk abadi yang dikutuk oleh surga, dan seorang pemanggil arwah yang mencari penebusan dari bayang-bayang kegelapan di masa lampau. Tujuan mereka: menemukan relik kuno yang hanya bisa dilihat oleh mereka yang pernah mati dan kembali. Kepingan kekuatan yang mampu mengguncang tatanan takdir... atau menghapusnya sepenuhnya. Di dunia di mana tak ada takdir tanpa harga... Apa arti kehendak bebas jika semua jalan menuju akhir yang sama? Dan siapa yang benar-benar memiliki kuasa atas hidup dan mati: Iblis, Tuhan, atau hatimu sendiri?