"ICA" itulah nama dari seorang mahasiswi muslimah cantik, baik, pintar, ceria, dan ramah pula, yaa bisa dibilang Ica itu idaman para cowok lah yaa.
Namun ntah kenapa, dari sekian banyak mahasiswi di kampusnya , Ica malah memilih bersahabat dengan tiga mahasiswa yang absurd nya nyampe ke tulang. Dan sampailah pada perpisahan mereka , dimana suatu ketika Ica mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya di London, jadi merekapun berpisah.
Di London , Ica dipertemukan dengan seorang pemandu muda yang tampan. Namun karna benyak waktu yang mereka habiskan berdua, status mereka sebagai pemandu dan yang dipandu itupun perlahan hilang, dan berubah menjadi teman, dan seperti yang biasa terjadi , dari teman jadi cinta. Suka sama suka, itulah yang terjadi diantara keduanya.
Namun wajarkah rasa suka itu muncul diatas perbedaan yang banyak? Akankah mereka bisa bersama sedangkan tuhan mereka saja berbeda? Dan dari situlah akar munculnya masalah masalah dari mulai perdebatan, pertengkaran, penghinaan, penculikan, dan pembunuhan , hingga akhirnya berujung penyesalan.
Tapi satu janji pemuda itu pada Ica.
"Ca, tunggu aku yah, aku akan berjuang, aku janji kita akan bersama".
Anissa Azzahra Darmawan, biasa dipanggil Ica. Seorang bad girl yang sangat cantik dan paling disegani semasa ia SMA terpaksa harus pergi kesebuah pondok pesantren setelah kelulusan SMAnya.
Ayah dan Bundanya yang merasa telah gagal mendidik putri kecilnya yang berinisiatif menyekolahkan anaknya tentang pengajaran agama dan bagaimana menjadi seorang muslimah yang baik. Mereka berharap setelah putri mereka disana i'tikadnya akan berubah.
Disanalah kisahnya berawal, ia bertemu dengan Muhammad Faris Al Ghifari, seorang Ustadz muda yang tak hanya tampan melainkan memiliki ilmu agama yang luar biasa dapat membuat semua orang berdecak kagum atas prestasinya termasuk seorang Anissa yang terkenal tak pernah luluh dengan seorang laki-laki menjadi bertekuk lutut dihadapan Ustadznya sendiri. Namun sayang dibalik kelebihannya terdapat sikap dingin nan ketus dan jangan lupakan wajah datar sedatar tembok triplek yang membuat Anissa geram sendiri.
Dengan gigih ia berusaha mencari perhatian sang Ustadz dengan berbagai cara namun sepertinya Ustadz itu tak pernah memiliki ketertarikan terhadapnya.
Bagaimana kisah perjuangan Anissa yang berusaha mendapatkan hati sang Ustadz?, apakah Ustadz muda nan tampan itu akan luluh? ataukah perjuangan Anissa akan berakhir sia-sia saja?.
22 Juli 2019 - 4 November 2019