Touch Your Heart

Touch Your Heart

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika lelaki berkepribadian dingin menemukan kembali cinta sejatinya. Namun hal itu tidak seindah yang dibayangkan Devan anak pembisnis kaya. Karena kepulangannya ke Indonesia bukan untuk keinginannya sendiri melainkan hanya karena maminya meminta Devan untuk membantu bisnis papinya yaitu dengan perjodohan. ^^happy reading semoga kalian suka🤗
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meraih Cinta Suamiku
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • My Perfect Husband
  • Cinta segitiga
  • orang yang selalu menunggu ku
  • DEVAN Crimial Boy || On Going ||
  • G-Friends { LENGKAP } Sudah Revisi..√
  • K H A L I Z A || Complete
  • ARDEV

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

More details
WpActionLinkContent Guidelines