Pra-Nada

Pra-Nada

  • WpView
    LECTURAS 21,277
  • WpVote
    Votos 611
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 28, 2026
WpInfo
Fanfic
Bridgerton
*REPOST* Insyira Nada dan Edward Pranadipa adalah dua makhluk Tuhan yang seharusnya tidak pernah bersua karena perbedaan yang terlalu mencolok dalam segala hal. Hidup mereka bagai bumi dan langit dengan beribu jarak tak kasat mata. Kejadian kelam satu malam mempersatukan mereka dalam ikatan pernikahan. Hubungan Tuan dan Pekerja berubah menjadi Suami dan Istri. Apakah ikatan yang dilandasi dari sebuah penebusan dosa akan menjadi awal bahagianya mereka? Entahlah. Hanya waktu dan semesta yang mampu menjawabnya. --- "Jika memang akan ada pelangi setelah hujan, tolong buat hujan ini segera berakhir sebelum airnya menenggelamkanku." ~Insyira Nada.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Crazy Marriage
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • PRETTIEST-CH²
  • Asa Di Putih Biru (END)
  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • TRANSMIGRASI ANNATA
  • Hujan dan Sebuket Dandelion

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido