About Love (On Going)

About Love (On Going)

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 10, 2020
"Aku orang yang paling dia butuhkan, namun nyatanya bukan aku yang dia inginkan." Ingin mengungkapkan namun sulit untuk berucap, ingin berkata namun sulit untuk berbicara. Apakah salah jika kita jatuh cinta? Dan apakah salah jika kita berharap pada seseorang? Namun kenyatanya sebaik baiknya kita berharap adalah tidak usah berharap. **************************** Kepoo sama ceritanya, cus langsung baca cerita ini dan tambahkan di library kalian. Ini cerita pertama saya. Jangan lupa vote dan comen. Vote dan coment kalian begitu berarti bagi saya. Terimakasih 🤗 (Follow dulu sebelum membaca) *nanda_nrd
All Rights Reserved
#418
arkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • Amour (COMPLETE)
  • DRABIA [END]
  • Abarasha [End]
  • Di Balik Layar [Completed]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Waiting To Be Ended
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]
  • CLOSER

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines