callybran [on going]

callybran [on going]

  • WpView
    Reads 481
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 7, 2021
"Gue suka sama lo. Lo mau gak jadi pacar gue?!" Ucap Gibran dengan datar tapi menunjukan keseriusannya. Semua yang berada di lapangan pun heboh dan berteriak "Terima - terimaaa!". Ada juga yang iri. Tapi tidak dengan Callysta:) Callysta pun kaget, matanya pun melebar ia hampir tak percaya atas apa yang didengarnya. Saat melihat Gibran mengucapkan kata yg membuat hatinya hancur berkeping keping. Air matanya pun turun secara tdk sengaja. Shafa yang melihat Callysta pun langsung menoleh ke arahnya. Callysta tidak tahan berda dilapangan ia pun pergi. "Maaf!" Hanya itu yang diucapkan Shafa kepada Gibran. Ia pun pergi dan berlari menyusul Callysta. "Ini salah paham, Callysta!!" Shafa berteriak Callysta tidak memperdulikan itu bahkan menoleh kearahnya pun engga. Dia terus pergi dan berlari untuk pulang sambil menangis. APAKAH CALLYSTA AKAN MEMBENCINYA??! *COOMING SOON!!*
All Rights Reserved
#230
highscool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still You (Completed)
  • 2G (Sequel ARFA)
  • Romance Recast (TERBIT)
  • ARGANTARA
  • EPIPHANY
  • VINDEYLI
  • Play With Players (TERBIT)
  • BarraKilla
  • Mine [SELESAI] ✔
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)

Teenlit _____________ "Mau nggak jadi pacar gue?" Kalimat itu meluncur begitu saja dari mulutnya membuat Kayla seketika mendongak dan menatap lurus ke arah Rangga. Tubuhnya kaku, jantungnya berdebar tidak karuan. Kalian tahu, ingin rasanya Kayla berteriak sekencang mungkin. Namun, ia tidak bisa melakukanya. Bibirnya benar-benar kelu. "Gimana, mau nggak?" "Ka-Kakak ... Kakak serius?" tanya Kayla sambil mengerjapkan matanya berkali-kali. _____________ Kayla tidak pernah mengira bahwa kehadiran Rangga sangat berpengaruh pada hidupnya. Cowok cuek itu punya sisi lain yang membuatnya merasa lebih hidup. Akankah keduanya bisa bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines