EPHESOS : LOST IN EPHESOS

EPHESOS : LOST IN EPHESOS

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 20, 2020
"When your imagination becomes true, it's a real chaos." Choi Hyeyoung seorang mahasiswi akuntansi tingkat akhir dan juga seorang penggemar nomor satu pairing NCT DREAM Jaemin x Renjun mengalami kejadian naas saat hendak pulang ke kamar flat kecilnya di Seoul. Seorang pria misterius menusuk perutnya hingga membuatnya pingsan. Kejadian itu membuatnya terdampar di dunia fiksi penggemar yang ia baca sebelum pingsan, di mana seharusnya Huang Renjun meninggal di akhir cerita tersebut. Akankah Hyeyoung mampu mengubah akhir menyedihkan tersebut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Hi, Bye Mama [✔️]
  • [2] My First And Last || Nominren ✔ [PDF]
  • Meikarta (END)
  • Docter [END] [-REVISI)
  • Renjun- NCT DREAM
  • please love me Renjun (jaemren)
  • MIDDLE AGES
  • Secret Admirer | Renjun |
  • Orakel: Mimpi di Hogwarts

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines