Kiss the Rose

Kiss the Rose

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ditinggal semenjak masih balita, membuat Rose, si pecinta mawar merah, sangat membenci ayahnya. Hanya demi memenuhi permintaan terakhir ibunya yang telah divonis hidup lima bulan lagi, Rose bertekad mencari tahu keberadaan sang ayah. Kekosongan peran ayah dalam hidupnya dan tuntutan ekonomi, mendorong Rose yang bekerja sebagai waitress di sebuah kelab malam itu menjadi sugar baby untuk beberapa lelaki seumuran ayahnya. Rose bertekad tidak akan pernah menyerahkan cinta dan tubuhnya kepada sugar daddy-nya. Dia hanya ingin memanfaatkan lalu meninggalkan mereka. Semua Rose lakukan sebagai akibat dendam dan sakit hati pada ayah kandung yang meninggalkannya. Hingga pada suatu ketika, Rose berkenalan dengan seorang pengusaha furnitur kayu jati kaya raya dari Jepara, Priyoko, di kelab malam tempat dia bekerja. Priyoko yang berusia dua puluh tahun lebih tua dan ternyata seorang duda, kemudian meminta Rose menjadi satu-satunya sugar baby-nya. Priyoko juga berjanji akan membantu Rose mencari ayahnya. Kedekatan mereka akhirnya menjerat Rose ke dalam perasaan cinta yang membara. Akankan Rose kemudian melupakan janjinya untuk tidak jatuh cinta dan meneruskan hubungan lebih jauh dengan Priyoko? Bagaimana bila kemudian Priyoko mengetahui ternyata Rose adalah bagian dari perjalanan kelam masa lalunya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Our Sunset | Yeonseok x Soobin
  • 1
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • Perempuan Rumah Seberang [END]
  • SEMPITERNAL (G!P) - JENLISA✔
  • I LOVE YOU (chanrose) TAMAT√
  • Nana Needs Mom

"Ada anak-anak yang dilahirkan di bawah langit cerah. Ada pula yang tumbuh di balik kelabu, dengan doa yang tak terdengar." Ara kehilangan ayahnya saat usianya baru 2,5 tahun. Ia tak sempat mengingat hangatnya pelukan seorang ayah, dan kasih ibunya pun jarang ia nikmati. Ibunya sibuk, terlalu sibuk bekerja untuk menghidupi ketiga anaknya seorang diri. Saat usia delapan, ibunya menikah lagi. Tapi kehadiran ayah tiri tak serta-merta mengobati sunyi di hati Ara. Ia tumbuh canggung, asing dengan perhatian yang datang terlambat. Kehidupan membawanya berpindah-pindah-tinggal bersama nenek, berpindah sekolah karena perundungan, lalu hidup seadanya tanpa uang saku, bahkan tanpa makan. Ia dibenci keluarga ibu kandungnya, dimarahi, diusir, dibicarakan. Namun, ia tetap bertahan, hanya karena satu hal: harapan. "Bukan cinta yang menjadikannya kuat, tapi luka yang ia peluk diam-diam." Ara ingin sukses. Ia ingin membalas cinta tulus dari orang-orang yang benar-benar menyayanginya: ibu, ayah tiri, dan nenek kecilnya. Ia ingin mengubah langit kelabu menjadi pelangi, dengan tangannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines