DESTIN
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 22, 2020
Apakah kamu percaya dengan kebetulan? Percaya dengan sebuah ketidak sengajaan yang kemudian menjadi amat begitu berharga setelahnya? Hari-hari berlalu bagaikan melodi piano yang ditekan. Semua berjalan sesuai dengan irama yang ditentukan, dan pada akhirnya membentuk sebuah lagu yang indah. Begitupula gambaran dari hidup, berjalan diluar nalar,namun tetap berjalan seperti melodi. Dalam setiap sambungan tersebut, yang akhirnya menjadi sebuah jalan yang indah kedepanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Simpang Rasa
  • Kayla dan Rahasia
  • SIKLIK
  • Surreptitious [END]
  • Noda dalam Cinta
  • AMERTA : The Last Embrace
  • GREENSTA [END]

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines