We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pelangi Setelah Hujan

Pelangi Setelah Hujan

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pelangi Bulan Rinjani namanya. Nama yang unik bukan? Pelangi juga bingung mengapa ia diberi nama seperti itu oleh orang tuanya. Apa karena dia lahir setelah hujan saat malam hari dan disebuah gunung? Hanya orang tuanya lah yang tau. Dia adalah gadis yang ceria dan seorang moodmaker bagi teman-temannya. Oh iya, jangan lupakan fakta kalau ia bucin! Jangan kalian tanya Pelangi bucin dengan siapa. Pelangi adalah gadis yang sangat menyukai hujan. Setiap rintikan hujan yang membasahi bumi memiliki makna tersendiri baginya. Ntahlah, hujan seperti cinta pertamanya. Alvian Putra Laksmana. Cowo ganteng idaman para kaum hawa. Dia adalah salah satu most wanted yang terdapat disekolahnya. Namun, tidak ada yang berani mendekati Alvian karena ia sangat dingin dan cuek. Hujan adalah salah satu hal yang paling dibenci oleh alvian. Air yang turun dari langit itulah yang membuat dia trauma untuk merasakan apa itu cinta. Bagaimanakah jika seseorang penyuka hujan dan pembenci hujan dipersatukan? Apakah mereka dapat saling melengkapi? Huwaaa ini cerita pertama aku. Mohon disupport dan dukung terus ya. Kritik saran nya juga boleh. Jangan lupa voment💚
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi setelah Hujan (End)
  • Pelangi Hariku (TAMAT)
  • Alena, Si Gadis Hujan
  • Rain Sound
  • RAIN
  • Mujeres Lluvia
  • Peluk Luka Hujan
  • Pelangi Setelah Hujan
  • Pelangi Gitaria [SELESAI]
  • Rainy Day

Aku merindukan saat-saat kita masih bersama tanpa mengenal waktu. Saat pertama kali kau mengajaku berkenalan dan danau menjadi saksi bisu bahwa persahabatan kita di mulai. Saat itu pula kau mengembalikan dunia ku yang hilang dengan kecerian yang kau berikan. Tanpa lelah kau tetap mengejar bermain di balik langit jingga sambil menikmati daminya air danau. Aku tetap ingat apa yang pernah aku janjikan pada mu. Pada saat hujan turun dan kau menangis tersedu-sedu karena kau takut dengan badai yang terjadi. Yaitu, aku akan tetap menjadi pelangi setelah hujan untuk mu. Kali ini aku tetap menjaga janji ku itu. Walau kau tak disampingku. Aku masih menunggu mu semdiri di danau tempat pertama kali kita berjumpa. Tempat bersejarah yang sangat berarti bagi kehidupanku. Apakah kamu tau saat ini aku sedang menunggu dan mencari keberadaanmu. Apakah kau meribdukanku seperti halnya aku merindukanmu? Aku harap kita dapat bertemu kembali dan kuciptakan pelangi setelah hujan untukmu. -Bryan Arreno Dwi putra.

More details
WpActionLinkContent Guidelines