DEPRESSED

DEPRESSED

  • WpView
    LETTURE 812
  • WpVote
    Voti 361
  • WpPart
    Parti 14
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, giu 1, 2021
"Maa Putri sayang mama,putri butuh pelukan mama sekali aja ma. Cukup sekali sebelum Putri benar benar menghilang ma" Seorang gadis lugu yang tidak tahu apa apa sedang menangis sambil mendekap dirinya sendiri untuk memberikan kekuatan pada dirinya. Chantika Angelin Putri,seorang gadis yang harus menderita oleh perbuatan ibunya,menanggung semua penderitaan hanya karena kejadian yang seharusnya tidak pernah terjadi. Hidup tanpa arah,hilang kebahagiaan bukanlah keinginannya,Dia selalu percaya bahwa semua akan baik baik,namun nyatanya realita tak seindah ekspetasi!! HANCUR!! BERANTAKAN!! MENDERITA!! Hal itu melekat erat pada diri Putri seolah itu adalah bayang bayanng dirinya yang akan selalu mengikuti dia kemana pun dia melangkah. Hidup bukan hal yang dia inginkan,dia hanya menginginkan mati. "MATI JALAN SATU SATUNYA MENUJU KEBAHAGIAAN" Prinsip gadis yang sedang menanggung beban yang begitu berat. "BUKAN AKUUU" teriak gadis dengan tubuh yang bergetar dan menangis dipojok kamarnya. "Aku sayang kalian,tolong"
Tutti i diritti riservati
#328
depresi
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • FRIENDzone (Completed)
  • Amour (COMPLETE)
  • Waktu?
  • About kevin (End)✅
  • Maaf' (Revisi)
  • Sejenak Luka
  • Menyerah atau Bertahan?

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti