Michi To You All

Michi To You All

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 2, 2021
WpInfo
Non-Fiction
(Warning!) Bukan Fanfic Naruto Okay ;) . . . Kita sudah menentukan jalan hidup kita masing-masing. Mimpi, impian, dan cita-cita. Walaupun berbeda tapi itu yang menyatukan semua. Entah kita berpisah berkilo-kilo meter, tapi aku yakin kita semua memiliki tujuan hidup yang sama. Beribadah dan menjadi manusia yang bermanfaat. Rafif bilang 'Hidup tanpa impian sangat tidak bermakna.' Nada bilang 'Mimpi harus diperjuangkan hingga titik darah penghabisan.' Dan Revan bilang 'Kita adalah maniak pejuang mimpi.' Bahkan kalimat motivasi kita berbeda-beda. Sungguh indah bukan perbedaan itu? Aku tidak pernah membayangkan hari-hariku jika tidak bertemu kalian. Mungkin aku tidak akan menjadi Namira yang sekarang. Dan aku berharap kita akan kembali dipertemukan
All Rights Reserved
#159
nada
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tenang bertemu Riuh
  • ETERNITY [✓]
  • For You, Only You Always
  • Aku, Kamu & Mimpi (On Going)✔
  • KITA SELAMANYA
  • The moon's dream
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • Dreamers [on-going + revisi]
  • Rezra

Aqeela Aza Callista dan Harry Vaughan pertama kali bertemu saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Aqeela yang ceria dan penuh semangat tengah berlibur di Bali bersama orang tuanya, dan tanpa sengaja mereka menginap di villa milik keluarga Harry. Di sana, Aqeela kecil menyapa seorang anak laki-laki yang pendiam dan pemalu-Harry. Sejak pertemuan singkat itu, setiap kali keluarga Aqeela berlibur ke Bali, mereka selalu kembali menginap di villa yang sama. Diam-diam, Harry tumbuh dengan menyimpan perasaan yang semakin dalam kepada Aqeela. Baginya, Aqeela adalah warna dalam hidupnya yang sunyi-riuh yang datang dalam tenangnya. Saat memasuki kelas 10 SMA, Harry dan keluarganya pindah ke Jakarta. Ia melanjutkan sekolah di SMA Cipta Mandiri, menjalani hari-harinya seperti biasa-tenang, tertutup, dan nyaris tak terlihat. Dua tahun berlalu, dan di awal tahun ajaran barunya sebagai siswa kelas 12, dunia Harry kembali berubah. Aqeela hadir sebagai murid baru di sekolahnya. Harry tak pernah menyangka akan bertemu gadis itu lagi. Gadis yang menghidupkan warna dalam sunyinya. Namun dunia Aqeela tak lagi sederhana-ia pernah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan Fattah, lalu sempat dekat dengan Mohan. Dua kisah yang berakhir menggantung dan membuat Aqeela lebih hati-hati membuka ruang. Di sinilah, tanpa tergesa, Harry mulai melangkah. Mereka mulai dekat. Saling sapa. Saling mengerti. Satu tenang, satu riuh. Tapi dalam cara yang tak terduga, mereka saling menyeimbangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines