The Healer (book 2) - Soulmate Potion

The Healer (book 2) - Soulmate Potion

  • WpView
    Bacaan 1,277
  • WpVote
    Undian 91
  • WpPart
    Bahagian 31
WpMetadataReadMatangSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sab, Jan 18, 2025
"Kita harus berhenti! Kau- kau harus berhenti!" Mata mereka saling menatap tajam karena perdebatan ini. Gadis itu menatapnya dengan mata nanar, sementara dirinya tidak bisa lagi membantah kata-kata gadis itu. *** King yang ikatan mate-nya direject oleh Saira memutuskan untuk mengembalikan ikatan mereka dengan cara apapun karena tidak terima dengan keputusan Saira yang terburu-buru akan hubungan mereka. King menarik Ivy masuk ke dalam rencananya, meyakinkan gadis itu agar mau bekerja sama dengannya membuat sebuah ramuan yang sangat mustahil. Soulmate potion, ramuan pengembali ikatan mate. Ivy setuju karena dia pun ingin mengembalikan ikatan mate-nya dengan Oz yang telah direject paksa. Tetapi rencana mereka tak berjalan semulus yang diduga, ada banyak tantangan yang menunggu mereka di depan. Bahkan mereka dihadapkan oleh masalah yang jauh lebih rumit dari membuat ramuan itu sendiri. * * Buku ke 2 dari trilogi The Healer * * Buku 1 = The Healer: Necromancer Potion (buku ke 1 judul sebelumnya: Ivy and the seven great wizard) * * ©️Sweetlillac a.k.a Ovirosabel - Juli 2021 Cover by Ovirosabel
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Unbreakable Vow [Harry Potter x Reader]
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔
  • ARE YOU EVIL? (END)
  • WEREWOLF : The Story Of Sylvester [Completed]
  • 𝐇𝐢𝐬 𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐌𝐚𝐭𝐞.✔
  • AURELLIA; Antagonist Girl [END]
  • MY GHOST WARRIOR
  • Psikopat Digital? [End]
  • 𝙑𝙁×𝙊𝙋 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧 "𝙆𝙖𝙢𝙪 𝙣𝙖𝙣𝙮𝙖?"

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi