hak dan kewajiban masyarakat

hak dan kewajiban masyarakat

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Oct 23, 2020
Adi adalah seorang pengendara motor yang selalu menaati peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah seperti: membayar pajak motor,mempunyai SIM dan menaati peraturan suatu Lalu Lintas. Pada suatu hari si Adi pergi dengan Motornya lalu terjadi kemacetan yang sangat panjang si Adi tidak tahu tentang penyyebab kemacetan yang sangat panjang itu lalu ketika berjalan dan pas sampai di titik kemacetan itu terkejut jalan tersebut digunakan untuk berdagang oleh pedagang untuk berjualan dan juga bahu jalannya digunakan sebagai tempat angkot untuk pangkalannya. Adi merasa haknya telah diabaikan sebagai pengguna jalan, padahal dia merasa sudah menaati peraturan yang telah dibuat.. Dari cerita diatas dapat ditarik kesimpulan ada Hak warga negara yang diabaikan padahal dia telah melaksanakan kewajibannya terlebih dahulu -selesai-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mas Jaksa, Anak Bapak Kos!
  • ATMA YANG HAMPA
  • Infinito 🧠
  • The Man
  • Aminku Jadi Imammu
  • Crazy Marriage
  • Setulus Kasihmu (End)
  • Sebuah Pengabdian
  • [✔] 𝙸 𝙼 𝙿 𝙴 𝚁 𝙵 𝙴 𝙲 𝚃 𝙸 𝙾 𝙽 𝚂
  • AVIATA ||twins girls

Mas Adam bekerja sebagai jaksa. Serius dalam pekerjaan, sopan dalam pergaulan, dan terkenal sebagai pria yang "susah dibaca." Bukan dingin, tapi... semacam adem dan tak tersentuh. Udah kayak air kulkas tiga pintu. Namun satu hal yang tak diketahui Mas Adam-seisi kosan perempuan di sebelahnya sedang dalam misi tidak resmi: membuat si jaksa lajang itu melirik salah satu dari mereka. Sayangnya, sampai hari itu, belum ada satupun yang berhasil. Mas Adam masih seperti biasa: fokus, tenang, dan... sendirian. Sampai akhirnya, satu kamar kosong di ujung lantai atas terisi. Bukan oleh anak kuliahan atau karyawan biasa, tapi seorang perempuan cantik tinggi semampai, bawa koper besar, jalan cepat, dan punya tatapan tajam yang seolah bilang, "Jangan macam-macam." Namanya Kana Maharani. ### *Pernyataan Hak Cipta Seluruh isi novel ini, termasuk alur cerita, karakter, dialog, latar, dan elemen naratif lainnya, adalah hasil karya orisinal yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dilarang keras: Menyalin, menggandakan, memperbanyak, menerjemahkan, atau menyebarluaskan sebagian maupun seluruh isi novel ini tanpa izin tertulis dari penulis atau penerbit yang berwenang. Menggunakan isi novel ini untuk kepentingan komersial, publikasi ulang, atau adaptasi dalam bentuk apa pun tanpa persetujuan resmi. Sanksi Pelanggaran: Siapa pun yang dengan sengaja melakukan tindakan pelanggaran, seperti copy-paste isi novel ini tanpa izin, dapat dikenai tindakan hukum, baik perdata maupun pidana, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelanggaran hak cipta dapat dikenakan: Denda hingga Rp500.000.000,- dan Hukuman penjara maksimal 10 tahun Hormatilah karya dan jerih payah penulis. Kreativitas lahir dari pikiran, namun hak cipta adalah pelindung bagi jiwa karya itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines