Aleanka'story

Aleanka'story

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 5, 2020
* * * * * Mengeluh? Iya itu lah keseharian ku hanya mengeluh kepada tuhan,karna menurutku tuhan tidak adil kepadaku mengapa mereka bisa bahagia dengan orang yang mereka sayang sedangkan aku tidak? Kata Ibu hidup di dunia bukan hanya tentang kebahagiaan tapi juga ada kalanya kita merasakan yang namanya duka, tapi kalau yang terus-menerus aku rasakan hanyalah duka mengapa aku dilahirkan? Aku hanya ingin mendapatkan kebahagiaan seperti kalian apa itu tidak bisa?aku ingin merasakan kebahagiaan itu sesaat saja bersama orang yang aku sayang.Aku tidak pernah menyesal ditakdirkan hidup seperti ini, tapi aku hanya belum merasakan tanda-tanda Tuhan memberikan aku kebahagiaan. Aku hanya ingin kalian merasakan apa yang aku rasakan...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Rainie ( END )
  • DANADYAKSA
  • Tentang Waktu (End)
  • Jovandra
  • Destiny
  •  ANATHA

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines