Orange
  • WpView
    Reads 1,261
  • WpVote
    Votes 314
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 5, 2022
Jaiden adalah seorang yang sangat membenci kegelapan akibat suatu trauma. Namun sebaliknya, Nafeesha adalah seorang gadis pecinta gelap, ia tidak bisa berada di bawah secercah cahaya sedikitpun. Suatu idapan terbalik menyatukan cemistri mereka. Jaiden pikir, Nafeesha periang, humble, dan selalu menjadi penyemangat hanya melakukan hal khusus itu padanya. Nyatanya tidak, karena sikap tersebut berlaku bagi semua orang. Kesalahan Jaiden ialah menanam benih cinta sendiri dalam hatinya. Apalah daya, Jaiden yang lembut dan sedikit polos ini terlalu banyak berharap. Kata 'Teman' seakan menjadi pembatas dalam usaha Jaiden untuk mendapatkan hati Nafeesha. Pada dasarnya Nafeesha sendiri sudah terpaku untuk mempertahankan status pertemanan mereka, hatinya bukan untuk Jaiden. Menurut Dylan sang tukang peramal, tidak tahu kalau nanti sore. Takdir bisa saja berubah jika ada usaha dan tidak ada kata mustahil selagi ada usaha. ❝Apa yang lebih sakit daripada mencintai sepihak, bahkan untuk bergandengan tanganpun susah.❞ -Jaidendra Putra Sadewa. 210101
All Rights Reserved
#27
phobia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • REGRET
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • Mysterious Girl
  • A MILLION LIGHT
  • Eramnesia
  • ORBIT
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines