The Love in Religious Differences [✓]

The Love in Religious Differences [✓]

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 20, 2020
Start : 23/10/2020 End/Finished : 20/12/2020 Cover : by @izaa___ Story : by @andira_i Editor : by @izaa___ Tentang bagaimana cara mereka menghormati perbedaan, menghargai setiap waktu, saling berbagi pikiran, apapun itu mereka lewati bersama-sama karena mereka memang saling membutuhkan. Rasa itu pun muncul lalu tumbuh semakin besar, namun terdapat penghalang yang bisa dibilang sulit, bisakah mereka melewatinya? Mencintainya? apakah boleh? Hingga ada seseorang yang ingin sekali mengambil kebahagiaan mereka tersebut, siapa dan mengapa? Melewati masa sulit bukan hal mudah, semua orang juga tahu itu Tapi mereka yakin Tuhan tahu apa yang terbaik untuk mereka.
All Rights Reserved
#32
michael
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • satu Hati Beda Agama
  • Sebatas Menjaga
  • Living In Memory
  • KHODIJAH (SELESAI)
  • Adiba | Selesai
  • ZahRaihan [TAMAT] �✓
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Love in Difference [Selesai]

Best Author WPRD Batch 2 🌹🌹🌹🌹 Kata orang, hidup itu adil. Tuhan sangat adil. Namun, sepertinya kalimat itu tak pernah berlaku padaku. Aku pikir, dengan kondisi ibu yang sakit-sakitan, aku bisa bekerja sama dengan keluargaku yang lain untuk merawat ibu dan hidup bahagia. Namun, aku salah. Keluarga bukan tempatku bernaung, bahkan mengadu. Mereka hanya makhluk penghancur yang Tuhan ciptakan untuk menghancurkan hidupku. Dan aku benci hidupku. ~Amanda Sasmita~ Banyak orang yang mengatakan, hidup ini adalah sebuah sistem tabur tuai. Apa yang kau tabur, itu juga yang akan kau tuai. Semua berhubungan. Namun, kenapa hidupku sepertinya berjalan jauh dari sistem itu? Aku menabur kebaikan. Memberikan semua yang kupunya pada orang yang kupikir akan menjadi satu-satunya dalam hidupku. Namun, yang kutuai bukan kebahagiaan. Melainkan sebuah pengkhianatan. Tabur tuai. Cih. Itu hanya alibi bagi mereka yang selalu bahagia. Kalimat itu bukan untukku. ~Kala Bagaskara~ *Bijaklah dalam memilih bacaan*

More details
WpActionLinkContent Guidelines