Not Have Akhlak Girl

Not Have Akhlak Girl

  • WpView
    Reads 1,762
  • WpVote
    Votes 547
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2020
Not have akhlak girl. Sebutan yang cocok untuk gadis yang bernama clarissa Abinaya. Gadis SMA dengan sifat hiperaktif dan kebar-barannya. Reksa Pratama, sahabat Clarissa sendiri. Siswa SMA yang dibully oleh teman sekelasnya dikarenakan ekonomi keluarganya yang minim. Laki-laki yang berjuang untuk hidup dan meraih Cita-citanya. Disaat Reksa di bully, Risa akan turun tangan saat itu juga. Reksa merupakan hidup tersendiri bagi Clarissa, begitu juga dengan Reksa. Namun, apa jadinya jika salah satu dari mereka memiliki perasaan suka Layaknya laki-laki dan perempuan ? Story Colab by : -Pratama (@Tamarubby26) -Veronika (@Hapoyreading) Mentahan Cover by : @Jw992 Revisi Cover by : @aathhennaa
All Rights Reserved
#44
bilioner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • See You After Midnight [END]
  • Asing kembali Asing🌜🌚
  • Benci Dan Cinta (✔)
  • ME AND MY SECRET (Hiatus)
  • YOu Only MINE ✅
  • SKRIPSUIT  ✔
  • (A)billa
  • Ketika Cinta Berbicara
  • ASKARA

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

More details
WpActionLinkContent Guidelines