Michella

Michella

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 24, 2020
Apa yang kamu pikirkan ketika semua orang tak berpihak kepadamu Takdir pun seolah mempermainkan mu Satu kata Mati! Namun seseorang pangeran berkuda putih datang ke dalam hidup mu Membangkitkan sesuatu dalam diri yang bahkan dulu sempat mati Tapi siapa sangka orang yang dulu mendatangkan bahagia kini banyak menorekan luka Ini bukan tentang aku dan kamu. Tapi ini tentang aku,kamu,dia dan juga mareka.
All Rights Reserved
#245
terluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Ruang Asa
  • The Path of Destiny (On Going)
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • Breathe
  • AKHIR SEBUAH PENANTIAN
  • Waktu?
  • Juan [REVISI]
  • Full Of Scratches

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines