Status: On Going "Seperti seseorang yang berdiri di tepi jurang... aku satu-satunya tempat kau bisa berpegangan. Jadi bertahanlah sekuatmu. Karena saat aku melepaskan.. kau tidak akan punya apa-apa lagi." ** Ia tidak datang untuk mencinta. Ia datang dengan rencana. Mendekat. Mengangkatnya setinggi mungkin, hanya untuk menjatuhkannya tanpa sisa. Namun ada satu hal yang tidak ia perhitungkan, bahwa tidak semua yang bertahan ingin diselamatkan. Karena dalam permainan ini, cinta bukan sekadar kelemahan. Ia bisa menjadi pilihan. Ia bisa menjadi penebusan. Dan di tangan yang tepat, ia berubah menjadi senjata paling mematikan. A Love for Revenge by : Diarisaychi
Meer details