FAKE NERD AND CHILDISH BOY

FAKE NERD AND CHILDISH BOY

  • WpView
    Reads 3,002
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 16, 2020
[PINDAH AKUN SEBELAH+HIATUS] ⚠️⚠️⚠️[SLOW UPDATE]⚠️⚠️⚠️⚠️ jangan lupa untuk selalu vote cerita ini karna mikir juga butuh tenaga,sekian makasih dan jangan lupa follow 🍃 Cerita pertama di wattpad 🍃 maaf kalo ada typo 🍃 Maaf kalo banyak kesalahan 🍃 Dan jangan pelit buat vote dan kommet 🍃Dan plisss banget buat vote dari pertama sampai akhir aku udah capek-capek nulis dan mikirin alurnya. * * * * * Apa jadinya seorang remaja perempuan yang memiliki sifat dingin yang mendarah daging di tubuhnya,mempunyai aura yang sangat menakutkan ditambah dengan wajah datarnya menambah kesan yang sangat mengerikan dan harus menyamar kesekolahnya untuk menyelidiki beberapa kasus di sekolah yang di tempati adik nya juga. Dia saja memiliki banyak ke-istimewahan yang belum tentu semua orang punya,mempunyai adik kembar 4 yang harus ia rawat sendiri. ~~~~~~~~~~~~ Seorang remaja laki-laki yang selalu di ejek,dibully karna kekanak-kanakannya dia harus pulang dengan keadaan yang mengenaskan entah itu luka,basah kuyup,atau-pun murung karna di ejek. Dia adalah anak satu-satunya di keluarganya,dia memang sudah dari kecil mempunyai sifat childish sampai sekarang karna itu ia sering di bully karna sok imut,caper,dll. >~<>~<>~<~<~>~<>~< Akankah pertemuan ini adalah anugrah untuk mereka berdua. Mau tau kisah selanjutnya ayo baca Cerita ini aku nulis sesuai mood aku.hehehehe😁 dan jangan lupa untuk selau VOTE and KOMMENT agar author bisa selalu update
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • KenSha [Tahap Revisi]
  • No Name
  • Friendzone?
  • Arsyilazka
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Transmigrasi Darya [PRE-ORDER]
  • Self Injury's(complete)✔
  • CLOSER

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines